Yasinta oktaviani

Rabu, 06 Februari 2013

Hal yang tidak bisa dibeli .. Kebersamaan



Dimulai dari keinginan team basket ku untuk mengikuti DBL SOUTH KAL-SEL.
Saat itu aku sedng asyik mantengin TL twitter disana tertulis bahwa DBL diselenggarakan pada bulan maret.. yaa tentu aku rasa kami bisa mengikutinya .. mungkin ini bukan impian kami tapi ini hanya sebagai batas mencari pengalaman , aku tau team ku mungkin gk sehebat team team yang ada , tapi apa salahnya jika kami ingin mencoba ? gk ada hal yang salah di dunia ini selama itu masih batas kemampuan manusia.
Team ku selalu menjadi cemooh team putra .. yaa mereka anggap kami tidak pernah ada disekolah itu.
tapi gk semua kq, cmn beberapa orang sisanya malah kami dapatkan dukungan..
Oke m mungkin kami memang gk pantas ikut DBL , hingga gari itu hal yg tidak pernah diduga surat undangan dari pertandingan SL atau sering disebut Students League mengundang kami mengikuti pertandingan tersebut. Oke kami semua team memutuskan mengikuti pertandingan ini dan melupakan DBL.
Tapi , disini perjalanan gk mulus kami harus melengkapi isi persyaratan tersebut dengan hal yg dibilang dalam jangka besok sdh technical meeting kesusahan selalu kami dapatkan dari masalah lisensi pelatih , ... transportasi jga lain nya , tapi ada satu hal yg mungkin tdk terlihat tapi kami rasakan , saat itu kebersamaan kami sangat susah dibeli , jeri payah kami mungkin gk seberapa tapi inilah pengalaman indah , pengalaman yang gk bakalan pernah dibeli bahkan uang sekalipun.
Kami sudah tau seberapa sulitnya berada didalam pertandingan dengan selalu mendptkan harapan dari sekolah kami memenangkan pertandingan tapi nyatanya ... ya jauh lah kami bisa merasakan hangatnya suasana lapangan pertandingan juga kebersamaan kami yang sampai selesai SL berlangsung selalu menjadi ingatan moment tak terlupakan ... aku merindukan hal yg sangat aku rindukan yaitu menanti jam berangkat ke pertandingan , bercanda didalam bus mini kecil yg selalu mengantarkan kami ketempat pertandingan.

Terima kasih semua teman satu team , teman dikelas , dan yg pasti coach terhebat ka ami juga makasih abang faisal yg sdh mau meminjamkan lisensi pelatih :p hhaa

Satu  hal yang slalu kalian ingat dari kisah ini adalah .. kebersamaan segalanya . tanpa kamu belajar arti bersusah payah kamu tidak akan pernah mendapatkan sebuah pengalaman.

TETAP SEMANGAT BERLATIH DAN IMPIAN BERTANDING DILAGA BESAR SELALU MENANTIMU...

Senin, 24 Desember 2012

When ?

Kapan kau akan menganggap seseorang berarti dalam hidupmu ?
Apa ketika kau akan melihat dia hanya dalam angan saja atau sebuah kenangan yang hanya dapat di ingat bukan dilakukan.
Kapan kau akan menganggap seseorang seperti layaknya kau mempertemukannya dengan sangat bersusah payah mencari dan mengetahui hal yang ada di dirinya.
Apa ketika kau hanya akan mengetahui bahwa usahamu hanya sebatas nafsu semata yang mengenalnya bukan dari hati melainkan rasa ingin memilikinya.
Kapan kauakan menganggap seseorang berarti di hidupmu hanya karena kau tak melihatnya lagi , atau karena kau membedakan nya dengan orang yang dulu pernah mengisi hidupmu atau karena itu kau tak pernah menganggap aku ada dalam sisi keberadaanmu.
Atau mungkin pertanyaan yang akan menyakitkan bahwa kapan kau tidak akan pernah melihatku lagi di Hidupmu ?
Yaa ...
sampai kau benar-benar mengerti bahwa aku disini bukan disana.

Kamis, 02 Agustus 2012

Nothing ...

Entah kenapa sesuatu hal yang tidak diinginkan selalu terjadi begitu saja.
Apa aku yang kurang bersyukur atau aku yang tidak pernah memahami arti penting nya mengetahui sisi kesulitan yang aku alami dalam hidupku.
Kenapa ' NOTHING ' ? aku saja tidak tau apa yang ingin aku tulis , karna semua yang aku rasakan hanya ingin orang lain dengar dan mengerti. betapa nothing nya diriku ini dihapan banyak orang.
Lantas mengapa harus orang lain mengerti diriku sedangkan aku tidak ? Mungkin, " Aku tak mampu hidup sendiri dan melihat betapa lemahnya sosok diriku ini " .
 Mengerti atau dimengerti itu sama saja aku hanya mengerti orang lain bisa mengerti tapi ? Apa yang dilakukan aku " NOTHING " .
setiap hal yang aku alami ingin aku tulis agar orang lain mengerti betapa ringan nya jika sebuah pengertian ku ini didengar.
Sampai kapan aku harus menjadi orang " NOTHING " entahlah teman --"
mungkin Sampai aku tidak bisa lagi mengerti memberikan pengertian atau dimengerti , cukupkan saja bahwa aku tidak ada lagi didunia ini atau sudah tidur pulas dan tidak bernyawa lagi.

Senin, 18 Juni 2012

Music

Apologize....

 

I’m holding on your rope,
Got me ten feet off the ground
I’m hearing what you say but I just can’t make a sound
You tell me that you need me
Then you go and cut me down, but wait
You tell me that you’re sorry
Didn’t think I’d turn around, and say…
It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late

I’d take another chance, take a fall
Take a shot for you
And I need you like a heart needs a beat
But it’s nothin new
I loved you with a fire red-
Now it’s turning blue, and you say…
"Sorry" like the angel heaven let me think was you
But I’m afraid…

It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late

Bridge (guitar/piano)

It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late
It’s too late to apologize, yeah
I said it’s too late to apologize, yeah-
I’m holdin on your rope, got me ten feet off the ground…

LDR



DALAM sebuah hubungan asmara, pacaran jarak jauh kerap menjadi sebuah tantangan. Beberapa menyerah, tapi yang lain justru bersikukuh pacaran model ini dapat memperkuat ikatan dengan pasangan.

Ingin tahu bagaimana hubungan bisa langgeng meski tak berada di kota yang sama? Dilansir dari healthyandbeloved.com, berikut beberapa tips yang patut dicoba:

1. Manfaatkan teknologi untuk berkomunikasi.
Komunikasi yang baik adalah kunci dari suatu hubungan. Dengan perkembangan teknologi saat ini, Anda bisa mengefektifkan komunikasi dengan memaksimalkan fungsi telepon, email, skype, jejaring sosial, hingga instant messengers. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan dari setiap alat komunikasi tersebut, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

2. Berbagi momen penting.
Butuh banyak cinta dan kesabaran untuk membuat pacaran jarak jauh bisa berhasil. Mulailah merekam momen-momen penting yang mengesankan di antara Anda dan pacar lewat foto maupun video. Selain itu, Anda juga bisa mengirimkan rekaman suara Anda padanya, lho. Untuk dapat terus bertahan,pastikan pasangan bisa merasakan kehadiran Anda, meski sebenarnya berjauhan secara fisik.

3. Hobi Bisa Menghidupkan Hubungan.
Anda tentu ingin terus melakukan hobi, kan? Sangat menyenangkan jika Anda dan pasangan bisa memiliki hobi sama. Saat berjauhan, Anda dan pasangan bisa sibuk dengan hobi masing-masing tapi tetap bisa bertukar cerita.

4. Rencanakan Saling Mengunjungi.
Dalam hubungan jarak jauh, tak ada yang lebih menyenangkan selain dapat bertemu langsung dengan orang yang kita cintai. Agendakan pertemuan dengan kekasih agar bisa saling melepas rindu. Karena dijamin, ini akan membuat hubungan lebih bergairah.

5. Kejutan.
Siapkan kejutan untuk orang terkasih. Selain menjaga cinta Anda, memberikan hadiah adalah salah satu caranya. Bunga, kartu ucapan, atau jam tangan itu sudah biasa. Jadi, cobalah mencari ide kreatif lainnya, ya.(*****)

cerita galau


Semua bermula ketika mataku menangkap bayanganmu, ntah kenapa walaupun belum mengenalmu, aku merasa tertarik padamu. Sejak itu sorot mataku tak pernah lepas dari bayangmu. Semua yang kau lakukan selalu tertangkap oleh mataku. Sampai saat aku sadar, bahwa kau memperhatikan seseorang, seorang wanita yang mungkin kau cintai.

Ntah apa yang terjadi, aku memberanikan diri bertanya padamu. Kau diam dan berusaha menentang pertanyaanku. Tapi aku tau dari raut merah wajahmu, mengatakan bahwa dia benar-benar wanita istimewa dihatimu.

Melihat itu semua, aku hanya bisa tersenyum. Aku kira semua sudah berakhir, aku tinggal mundur perlahan. Tetapi kamu malah meminta bantuanku untuk memberikan masukan, agar dia bisa jatuh hati padamu. Dan dengan bodohnya aku berkata “ya”.

Sejak saat itu, hubunganku denganmu semakin dekat. Aku sampai berpikir, bahwa aku mengetahui suatu rahasia yang hanya diketahui antara kita berdua. Sedikit demi sedikit rasa tertarikku padamu berkembang menjadi cinta. Rasa cintaku tumbuh tanpa meminta izin terlebih dahulu padamu.

Tapi aku sama sekali tidak ingin menyampaikannya padamu. Karena detik-detik yang kita habiskan bersama sudah lebih dari cukup. Lagipula aku tau diri, kita bersama karena ada “dia” diantara kita.

Mungkin sudah tiba saatnya, kau memberanikan diri untuk mendekatinya. Membuat waktu yang kita habiskan berdua semakin sempit, tidak apa. Aku sudah bertekad untuk mendukungmu.

Semakin hari kau semakin tergila-gila padanya. Mungkin karna kamu sudah lebih mengenalnya. Ada sedikit rasa cemburu. Tapi tidak akan ku biarkan cemburu itu berubah menjadi batu penghancur persahabatan kita.

Hari ini kau menghubungiku, sedikit bahagia, karena sudah lama aku tidak melihat namamu di layar ponselku. Kau berkata ada sesuatu yang ingin kau sampaikan. Tentu saja aku tau pasti tentang “dia”.

Tepat seperti dugaanku, “dia”. Katamu, besok kau akan mengungkapkan perasaanmu padanya. Hanya saja, ada sedikit keraguan dan ketakutan akan kemungkinan yang terjadi, diterima atau ditolak? Aku berusaha untuk tetap tenang. Satu satunya kata yang terbersit dikepalaku hanyalah, senyuman.

Dengan senyuman aku berkata, “Tenang, aku memang tidak bisa banyak membantu, hanya saja jika kamu merasakan ketakutan saat menyatakan cintamu, aku pasti akan memberikan seluruh keberanianku padamu, tutup matamu dan coba ungkapkan padanya. Aku yakin keberanianku pasti akan tersampaikan padamu.” Setelah mendengar kata kataku dia tertawa dan memelukku. Mungkin itu bukan apa-apa untuknya, tapi tidak bagiku.

Tampangmu tidak buruk, kamu juga pintar. Ntah kenapa aku yakin dia pasti menerimamu. Tapi apapun jawabannya aku hanya bisa menunggu.

Hari itupun tiba, ponselku berdering, namamu tertera dengan indah dilayar ponselku. Aku menyiapkan diri untuk semuanya. Aku menekan tombol terima panggilan. Terdengar nada bahagia yang mengatakan “happy ending”.

Tanpa sadar, aku mengatakan “maaf jika aku akan membuatmu bimbang, tapi aku hanya ingin mengatakan perasaan yang harus disampaikan. Aku mencintaimu, walaupun tau aku akan ditolak. Aku tetap mencintaimu. Selamat, semoga kau bahagia bersamanya.” Aku menutup telepon secara sepihak.

Sadar bahwa aku tidak akan mengangkat teleponmu, kamu mengirimi pesan singkat yang berisi, “aku sedikit terkejut dengan perasaanmu padaku, tapi aku tidak akan mungkin membalas perasaanmu. Maaf”

Perasaan sepihak memang menyakitkan ya, tanpa terasa air mataku mengalir.